Showing posts with label Virus. Show all posts
Showing posts with label Virus. Show all posts

Wednesday, March 12, 2014

Virus IRCbot di Facebook Messenger

Bagi pembuat malware, para pengguna akun Facebook dengan jumlah lebih dari 800 juta dapat dikatakan sebagai “makhluk Tuhan yang paling seksi Karena itu segala macam cara dicari untuk mendekati si seksi ini, baik sulap “abracadabra” dengan mengeksploitasi Javascript ataupun “menusuk dari belakang” menggunakan IRCbot.
Ada satu virus varian baru yang cukup menarik (sebenarnya merupakan pengembangan dari IRCbot yang sudah wara-wiri sejak tahun 2005) dan secara pelan namun pasti berhasil menyebarkan dirinya ke pengguna Facebook melalui Facebook chat. Untuk menyebarkan dirinya, virus ini memanfaatkan fasilitas berbagi file gratis dari Sendspace. Virus ini memiliki kemampuan “abracadabra” karena ia mampu mengirimkan dirinya sebagai Facebook Message ke kontak Facebook sekalipun pemilik akun sebenarnya tidak mengirimkan pesan tersebut (malahan tidak menyadari sama sekali kecuali melihat send message di Facebook). Jika penerima message mengklik tautan yang diberikan, ia akan diantarkan ke situs Sendspace yang berisi file terkompresi dengan nama “IMG****.JPG.zip” (lihat gambar 3) Gambar 3, IRCbot akan mengirimkan dirinya dalam bentuk file terkompresi
Sebenarnya Sendspace kelihatannya sudah mendapatkan laporan atas aktivitas virus ini dan mulai di blok oleh Sendspace, tetapi virus ini kelihatannya “cinta mati” pada korbannya dan mati-matian mencoba mencapai tujuannya dengan membuat banyak akun dan saat ini masih ada saja akun yang lolos sehingga Sendspace harus bekerja keras memblokir pengiriman file yang dilakukan. Jika file tersebut diunzip, maka file dengan nama yang sama dalam bentuk .scr (screen saver) akan muncul.
Bila korbannya menjalankan file tersebut, otomatis virus tersebut akan aktif di sistem komputer korban (Microsoft Windows) dan guna mengelabui korbannya supaya tidak curiga (lupa) telah menjalankan file tadi ia akan langsung menghapus file tersebut. Kemungkinan besar korbannya akan membiarkan saja dan kemungkinan besar melupakan hal ini karena memang tidak terlihat hal-hal yang mencurigakan pada komputernya. Tetapi sebenarnya IRCbot ini sudah aktif dan salah satu aktivitasnya membuat dan mengirimkan virus ke kontak-kontak Facebook melalui Facebook messenger .
Bagaimana Mencegahnya?
Untuk mencegah diri anda menjadi “makhluk Tuhan yang agak apes” jika terinfeksi virus ini anda tidak harus meminta bantuan jin botol, tetapi anda harus menjaga diri dari sulapan “abracadabra” pembuat virus. Salah satunya adalah menggunakan program antivirus yang terupdate. Dalam kasus di atas, jika anda menggunakan antivirus G Data, ibaratnya anda akan mendapatkan proteksi dari jin botol dimana G Data dengan 2 engine antivirus terbaik mendeteksi virus ini sebagai “Virus:Gen:Variant.Graftor.41286″.
Bagaimana Kalau Sudah Terinfeksi?
Bagi anda baik pengguna Facebook, IRC dan Windows Messenger yang berhasil di infeksi oleh malware ini, jangan khawatir karena Norman Virus Control memberikan solusi dengan mengeluarkan “IRCbot cleaner” yang dapat di download dari http://www.vaksin.com/facebot/norman-ircbot-cleaner.exe
Sumber: ICTWatch
Pin It!

Thursday, July 5, 2012

Mengantisipasi Kiamat Internet (DNS Changer Trojan)

Virus DNS Changer.Trojan adalah high risk trojan yang akan mengacaukan DNS komputer, sama dengan DNS Spoofing namun DNS Changer memiliki kemampuan untuk merubah setting DNS sehingga semua komputer akan saling terhubung. Informasi yang berkembang kiamat internet ini akan terjadi pada tanggal 9 Juli 2012, tapi pada kenyataannya DNS changer ini sudah ada di internet sejak 5 tahun yang lalu dengan berbagai macam varian.

Sebagai langkah awal lakukan pengecekan di komputer melalui website http://www.dns-ok.us/, jika DNS Resolution = GREEN itu artinya komputer anda aman, tapi jika DNS Resolution = RED itu artinya komputer anda sudah terinfeksi DNS Changer Trojan. Ada alternatif lain untuk mencek apakah komputer anda aman atau tidak yaitu dengan mengunjungi mesin pencari google http://www.google.com, jika komputer anda terinfeksi DNS Changer Trojan maka dihalam depan Google akan terdapat peringatan bahwa komputer anda terinfeksi DNS Changer Trojan dan Google juga menampilkan link untuk membersihkan komputer anda secara online.

Yang terpenting, pastikan antivirus definition yang terinstall di komputer atau jaringan komputer anda sudah update. Karena semua antivirus besar sudah dapat mengantisipasi DNS Changer Trojan ini.

Sumber: http://www.dcwg.org/detect/
Pin It!

Monday, June 4, 2012

Virus Komputer


Apakah Malware itu?

Malware – singkatan  dari malicious software – menunjukkan beberapa progam perusak atau yang tak dapat diterima lainya atau kode seperti virus, trojans, dan droppers. Tidak semua progam perusak atau kode adalah virus. Bagaimanapun virus adalah sebuah mayoritas dari semua malware yang diketahui sampai saat ini termasuk worms. Jenis mayor yang lainnya pada malware adalah trojans, droppers dan kits.

Hak dari banyak segi pada kode malicius atau sebuah progam malicius, untuk menghubungi sebagai malware penolong untuk menghindari kebingungan. Contohnya, virus juga mempunyai Trojan - seperti kemampuan dapat disebut malware.
Apakah Trojan itu?

Trojan adalah malware dengan bentuk tidak diinginkan atau tidak sah, seringkali mekalukan aksi yang merusak. Perbedaan utama diantara trojan dan virus adalah kemampuan untuk melakukan penggandaan. Trojans menyebabkan kerusakan, membuat sistem berjalan tidak normal dan dapat menyusup kedalam keamanan sistem tapi tidak melakukan penggandaan. Jika trojan melakukan penggandaan, maka akan dapat digolongkan sebagai virus. Trojan, diambil dari metodologi kuda trojan Mesir, biasanya masuk dengan kemasan yang bagus tapi memiliki beberapa kode perusak yang tersembunyi. Ketika Trojan menyerang akan maka akan terjadi masalah seperti masalah pengoperasian sistem dan kadang – kadang menyebabkan hilangnya data – data berharga.

Apakah Virus itu?
Virus komputer adalah sebuah progam – potongan dari kode yang dapat dieksekusi – dengan kecakapan yang khas untuk melakukan penggandaan. Seperti virus biologis, virus komputer penyebarannya sangat cepat dan sering kali sulit untuk dibasmi. Mereka dapat menempelkan diri mereka kepada beberapa jenis file dan penyebaran file – file yang telah ter-copy dan mengirimkannya dari suatu kelompok ke kelompok lainnya.

Sebagai tambahan dalam melakukan replikasi, beberapa komputer ber-virus melakukan share kebiasaan lainnya seperti: kerusakan rutin mengirimkan virus payload. Ketika payloads hanya menampilkan pesan atau gambar, mereka juga dapat merusakan file – file, mem-format hard drive ataumenyebabkan kerusakan lainnya. Jika virus tidak berisi suatu runik perusak, virus akan menyebabkan masalah dengan menghabiskan tempat di hard disk dan memori dan menurunkan secara keseluruhan performance komputer anda.

Beberapa tahun yang lalu penyebaran virus hanya melalui floppy disk, tapi internet memperkenalkan cara penyeberan virus baru. Dengan email saat ini yang menjadi alat komunikasi yang esensial., virus menyebar lebih cepat dibandingkan media apapun. Virus menempel pada pesan email bisa menulari seluruh dunia usaha dalam hitungan menit, menyebabkan perusahaan kehilangan produktifitas jutaan dolar setiap tahunnnya  dan meningkatnya biaya untuk pembersihan virus.

Virus pergi dan datang dengan cepat: Lebih dari 60,000 telah ter-identifikasi dan 400 virus baru datang setiap bulannnya, sesuai penyataan dari International Computer Security Association (ICSA). Dengan angka seperti ini, tidak salah kalau mengatakan bahwa sebagian besar organisasi akan selalu menghadapi berjangkit virus. Tidak satu pun pengguna komputer kebal terhadap virus.

Siklus kehidupan dari sebuah virus

Siklus kehidupan dari sebuah virus dimulai  ketika virus tersebut diciptakan dan berakhir saat terbasmi habis. Dibawah ini digambarkan bagan setiap tingkatan:

Ciptaannya

Sampai saat ini, penciptaan virus memerlukan pengetahuan penguasaan bahasa pemograman komputer. Sekarang setiap orang yang memiliki pengetahuan pemograman dasar dapat menciptakan virus. Khususnya, masing – masing programer nakal menginginkan penyebaran virus secara luas, dengan kerusakan komputer secara acak.
Replikasi

Virus  biasanya melakukan penggandaan dalam periode waktu yang lama sebelum mereka menjadi aktif, menyebabkan virus dapat bertahan untuk waktu yang cukup lama  selama penyebarannya.

Aktivasi

Virus dengan rutin yang merusak akan aktif ketika menemukan kondisi yang cocok., contohnya, pada tanggal yang ditentukan atau ketika user yang terinfeksi melakukan aksi menjalankan script yang dibuat. Virus tanpa rutin yang merusak tidak bisa aktif, tapi malah menyebabkan kerusakan dengan menghabiskan freespace harddisk atau memori.

Penemuan

Tahap ini tidak selalu dapat mengikuti pergerakkan, tapi biasanya bisa. Ketika virus ditemukan dan di-isolasi, informasi ini  akan di sampaikan  ke ICSA di Washington, D.C., untuk menjadi dokumentasi dan di-distribusikan untuk pembuat software antivirus. Penemuan biasanya siaga paling sedikit satu tahun sebelum virus menjadi ancaman komunitas pengguna komputer.
 
Perpaduan


Pada point ini, pembuat software antivirus melakukan modifikasi software mereka agar bisa mendeteksi virus baru. Ini bisa diambil dari mana saja dari 1 hari sampai 6 bulan, tergantung pada  pembuat software tersebut dan jenis virus yang dihadapi.

Pembasmian

Jika user rajin menginstall update software  antivirus, banyak virus dapat dibersihkan. Sejauh ini tidak banyak virus – virus yang dapat dibasmi secara menyeluruh, tapi beberapa telah dapat menahan virus menjadi suatu ancaman yang besar.

Apakah yang dapat anda lakukan untuk melindungi serangan Malware?

Ada banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk melindungi serangan malware. Yang paling utama adalah menggunakan produk antivirus yang sangat bagus dan meng-update pattern antivirus tersebut.
Pin It!

Tanda - Tanda Komputer Anda Terserang Virus

Berikut tanda - tanda yang sering ditemukan dan dapat dijadikan rujukan sementara jika komputer anda sedang terserang virus, sebelum melakukan PC klinik sebaiknya lakukan scanning terlebih dahulu menggunakan antivirus yang sudah di-update database-nya dan lakukan secara standalone (tidak terhubung dengan jaringan atau harddisk lainnya), lebih baik lagi jika scanning dijalankan dengan membuat harddisk tersebut sebagai slave di komputer lain atau dijalankan dalam modus safe mode atau dari DOS.

  1. Pada saat melakukan browsing, browser menampilkan banyak tab atau windows baru, padahal website yang anda buka adalah website yang tidak memunculkan popup dan popup blocker sudah diaktifkan.
  2. Kinerja komputer menjadi lambat dari biasanya, karena apa pemakaian memory yang besar dan prosessor terlihat bekerja keras padahal anda belum melakukan apa - apa (membuka file atau suatu aplikasi). Hal ini juga dapat disebabkan karena permasalahan fisikal hard diskseperti bad sector atau fragmentasi atau RAM (memory) yang terpasang tidak mencukupi. Tapi anda perlu curiga jika harddisk tes (chkdsk) OK dan kapasitas memory-pun sudah mencukupi tapi performa komputer tetap lambat.
  3. Komputer anda sering hang tanpa suatu sebab yang masuk akal, komputer dapat hang jika swap file atau kapasitas memory tidak mampu melakukan proses multitasking pada dijalankan saat itu, sehingga terjadi proses antri yang menyebabkan komputer tampak freeze. Seperti pada saat antivirus melakukan scanning, antivirus membutuhkan memory yang besar untuk melakukan pengecekan file - file yang sedang di-scan atau contoh lainya seperti proses penggunaan clipboard yang cukup besar pada saat copy paste atau membuka banyak sekali windows dan aplikasi dalam kurun waktu yang lama dan terus menerus. Jika komputer anda tidak sesibuk itu tapi sering hang, besar kemungkinan komputer anda terserang virus.
  4. Komputer sering restart secara tiba - tiba, padahal tidak ada proses instalasi atau update software yang meminta auto-restart jika proses instalasi atau update selesai.
  5. Ukuran free space harddisk tiba - tiba membengkak, ada beberapa ciri - ciri virus yang dapat menggandakan suatu file atau menulis dalam suatu file dalam ukuran besar sehingga space kosong yang tersisa menjadi sedikit. Proses - proses yang tanpa kita sadari dapat menyebabkan habisnya space seperti pertumbuhan swap file (virtual memory) dalam bentuk file .swp atau setting aplikasi yang secara berkala membuat atau merekam aktifitasnya dalam bentuk log. Jika tidak ada proses seperti ini, sebaiknya segera scan komputer anda.
  6. Komputer anda tidak bisa startup, boot loader yang ada disemua operating system diserang virus, sehingga proses booting tidak berjalan dengan baik atau malah sama sekali tidak bisa masuk ke dalam operating system.
  7. Hasil print tidak sesuai dengan file yang anda akan print. Driver printer dirusak oleh virus, menyebabkan perintah cetak dari komputer menjadi tidak benar atau sama sekali tidak bisa di-print. Virus juga merusak file - file system yang mengatur operating system melakukan print walaupun driver dari printer tersebut sudah di "inul" (install ulang) atau yang sangat merusak virus merusak memory yang ada di-printer (spooler).
  8. Aplikasi - aplikasi yang sudah ter-install tidak bisa dibuka atau membuka aplikasi tertentu yang seharusnya tidak muncul. Beberapa virus memiliki ciri - ciri dapat menurbah ekstensi file sehingga file yang pilih akan berubah formatnya.
  9. Komputer anda sangat sulit untuk di-restart atau shutdown. Jadi anda sering melakukan hard boot, mematikan komputer dari tombol power atau mencabut kabel power-nya. Jika keadaan ini sering dibiarkan terjadi berlarut - larut maka dapat diperkirakan anda akan segera kehilangan data anda karena harddisk menjadi rusak dan crash.
  10. Yang paling jelas dari semuanya, jika komputer menampilkan pesan - pesan khusus setelah virus dijalankan melalui suatu program bohongan, seperti surat cinta atau gambar - gambar yang bukan berasal dari komputer anda.

Semoga berguna dan silakan jika ada yang ingin menambahkan atau memberikan saran dan kesan.
Pin It!