Jujur, masih banyak yang saya belum mengerti soal Search Engine Optimization (SEO). Itulah kenapa saya
coba tuliskan beberapa komponen SEO menurut pemahaman dan pengetahuan yang saya dapatkan dari beberapa sumber. Tolong dikoreksi
kalau ada yang kurang tepat atau malah salah dan menyesatkan dalam pemahanan
tentang SEO.
SEO saat ini menjadi salah satu jurus atau strategi marketing yang paling dan akan dibutuhkan dengan menyesuaikan bagaimana cara pengusaha dan para principal melakukan promosi terhadap produk - produk atau jasa layanannya dan yang terpenting untuk menyesuaikan dengan terjadinya pergeseran sosial dan minat masyarakat terhadap virtual social media serta meningkatnya pengguna internet yang salah satunya disebabkan oleh meningkatnya penjualan smartphone atau tablet di dunia.
Berikut ini adalah pemahaman SEO saya secara umum, yang belum semuanya saya terapkan dalam merebut hati mesin pencari untuk mendapatkan peringkat yang baik dimatanya.
- Kemampuan Isi Konten Yang Dapat Dibaca
(Readability)
- Flesch Reading Ease. Rumusan The Reading Flesch Ease menjadi
salah satu yang paling banyak digunakan dalam pengujian dan dapat diandalkan
ketimbang menggunakan tingkatan kelas, menggunakan skala dari 0 hingga 100,
dengan 0 setara dengan kelas 12 dan 100 setara dengan kelas 4.
- Flesch-Kincaid Grade-Level. Pada tahun 1975, dalam sebuah proyek yang
disponsori oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), rumus Reading Ease
dipertimbangkan kembali untuk memberikan nilai tingkat kelas. Rumus
Flesch-Kincaid Grade-Level sekarang adalah salah satu formula yang paling
populer dan sangat teruji. Ini berkorelasi 0,91 dengan pemahaman yang diukur
dengan tes pembacaan.
- Pembangunan dan Pengembangan Link (Link
Building)
- Anchor texts of backlinks. Backlink adalah link dari situs web lain
ke situs Anda. Jumlah backlink, relevansi dari halaman menghubungkan dan kata
kunci yang digunakan dalam backlink (anchor text) mempengaruhi posisi halaman
Anda dalam hasil pencarian.
- Number of backlinks, Search engine menganggap bahwa halaman
web Anda harus menawarkan isi yang besar, jika banyak situs berkualitas link ke
sana.
- Quality of backlinks. Link dari situs web berkualitas tinggi
cenderung mempengaruhi posisi halaman web lebih dari link dari situs
berkualitas rendah. Pengaruh Tautan Skor dari sebuah situs web dihitung
berdasarkan pada kualitas dan jumlah link yang menunjuk ke sebuah website.
Semakin tinggi kualitas backlink, semakin tinggi Skor Pengaruh Link. Skor
berkisar dari 0-100%.
- Optimasi Halaman (Page Optimization)
- Keyword use in the body text. Body text adalah teks yang terlihat dari
halaman web Anda. Body text ini terdapat diantara tag <body> dan </
body> dalam kode HTML halaman Anda. Tidak termasuk HTML command yang
terdapat didalamnya atau komentar dan lainnya, maka body text lebih terlihat
ada pada halaman web, mesin
pencari semakin bisa melakukan indeks. Analisis kata kunci
mengambil spasi dan tanda baca ke account.
- Keyword use in the page title. Judul halaman biasanya terdapat di bar bagian
atas dari web browser ketika halaman web yang terbuka. Judul halaman yang juga
disebut tag judul karena itu adalah teks yang muncul antara tag <title>
... </ title> dalam kode HTML dari suatu halaman web.
- Keyword use in H1-H6 headlines. H1-H6 headline menunjukkan awal bagian penting
dari konten. Mereka sesuai dengan hirarki, dari tag HTML H1
(yang paling penting) ke tag HTML H6 tag (kurang signifikan). Kemungkinan
search engine mempelajari tentang hirarki logis dari isi konten website Anda
dan mereka mungkin menafsirkan judul sebagai daftar isi dari halaman web.
- Keyword use in bold body text. Body text adalah teks yang dapat dilihat oleh
orang-orang di browser web mereka pada halaman web Anda. Bold body
text menggunakan warna gelap dan lebih berat daripada tipe tulisan biasa. Bold
body text ini terdapat diantara tag <b> ... </ b> atau
<strong> ... </ strong> dalam sumber HTML halaman web Anda (tidak
termasuk CSS style). Statistik termasuk didalamnya spasi dan tanda baca.
- Keyword use in the meta description. Meta description adalah deskripsi singkat dari
halaman web. Hal ini dibuat oleh pemilik website dan tidak terlihat pada
halaman. Beberapa mesin pencari menampilkannya pada halaman hasil pencarian.
- Keyword use in the same domain anchor texts. Achor texts adalah kata-kata dan kalimat yang
digunakan sebagai link. Link domain yang sama menunjuk ke sebuah halaman web
pada domain yang sama. Search engine mungkin memeriksa anchor text untuk
mendapatkan informasi lebih lanjut tentang topik domain.
- Keyword use in the alternative texts for images. Atribut "alt img" HTML
mendefinisikan sebuah teks alternatif untuk gambar ketika pengunjung
menggunakan browser teks saja atau bila pengunjung telah menonaktifkan tampilan
gambar dalam browser web mereka. Internet Explorer menampilkan teks alternatif
jika pengguna menempatkan kursor mouse di atas gambar. Search engine dapat
menggunakan teks alternatif sebagai sinyal dalam algoritma peringkat mereka.
- Optimasi URL (URL Optimization)
- Keyword use in the root domain name. Root domain adalah bagian dari URL halaman web
tanpa sub domain dan path. Misalnya, jika URL adalah
http://id.kuyusku.com/1212/bagaimana-cara-kerja-seo, maka domain root
"kuyusku.com".
- Keyword use in the sub domain name. Sub domain adalah bagian dari URL halaman web
tanpa domain root dan path. Misalnya, jika URL adalah http://id.kuyusku.com/1212/bagaimana-cara-kerja-seo,
maka sub domain adalah "id".
- Keyword use in the URL path. Jalur URL adalah segalanya setelah nama domain
dalam URL halaman web. Misalnya, jika URL
adalah http://id.kuyusku.com/1212/bagaimana-cara-kerja-seo, maka URL path
adalah "/1212/bagaimana-cara-kerja-seo".
- Optimasi Situs (Site Optimization)
- Domain age. Situs spam sering datang dan pergi dengan cepat. Untuk alasan
ini, mesin pencari cenderung mempercayai sebuah situs web yang sudah lama
ketimbang situs web yang baru. Usia domain dipandang sebagai tanda kepercayaan
karena tidak bisa dipalsukan. Data ini disediakan oleh Alexa.com dan
Archive.org.
- Number of visitors to the site. Search engine kemungkinannya akan melihat data
penggunaan situs web, seperti jumlah pengunjung ke situs Anda, untuk menentukan
apakah situs Anda memiliki reputasi atau berisi konten yang populer. Traffic
rank Alexa.com didasarkan pada tiga bulan lalu lintas data secara agregat dari
jutaan pengguna Toolbar Alexa dan merupakan ukuran gabungan tampilan halaman
dan jumlah pengunjung situs. Traffic Rank # 1 pastinya untuk situs yang paling
sering dikunjungi-di Internet.
- Server speed. Situs web populer sering kali terdapat pada server yang
memiliki respon lebih cepat dibandingkan dengan situs penting yang
lebih pelan. Selain itu, mesin pencari dapat mengindeks halaman lebih banyak
dari situs web yang cepat. Bagian ini menunjukkan berapa lama waktu yang
dibutuhkan rata-rata untuk situs peringkat atas untuk memuat halaman web. Data
ini didasarkan pada kecepatan rata-rata server dari 30 hari terakhir dan
disediakan oleh Alexa.com ("n/a" berarti Alexa.com tidak memiliki
data tentang kecepatan server Anda).
- Optimasi Media Sosial (Social Optimization)
- Facebook. Bing dan Google telah mengkonfirmasikan bahwa link yang dibagi melalui Facebook
memiliki dampak langsung terhadap peringkat mesin pencari.
- Google +1. Google menegaskan bahwa tombol +1 yang akan membantu mereka
untuk re-order hasil pencarian.
- Twitter. Banyaknya jumlah URL tweet yang di-mention dan banyaknya
orang yang melakukan tweet pada URL halaman web berpengaruh kepada
peringkat mesin pencari.
Kompabilitas Mesin
Pencari
Ketentuan Umum
Halaman web yang ditulis
dalam bahasa yang disebut HTML dan CSS. The World Wide Web Consortium (W3C)
adalah badan yang menetapkan apa - apa yang berlaku dengan HTML dan CSS dan apa
yang tidak. Beberapa kesalahan HTML dapat mencegah search engine mengindeks
halaman web Anda:
Periksa kode HTML:
http://validator.w3.org/check?uri=http://www.namadomainanda.com/
Periksa kode CSS:
http://jigsaw.w3.org/css-validator/validator?uri=http://www.namadomainanda.com/
Page URL
Google Indonesia mungkin
lebih memilih halaman dengan ekstensi domain tingkat atas .id ketimbang .com.
Halaman yang tidak
termasuk dalam Dynamic URL mungkin tidak akan ada masalah dengan extensi domain
id atau com. Informasi resmi Google tentang Dynamic URL bisa
dilihat disini
http://googlewebmastercentral.blogspot.com/2008/09/dynamic-urls-vs-static-urls.html
Search engine mungkin
akan menempatkan peringkat yang lebih rendah bagi website yang host
di web hosting gratisan, atau jika website tidak memiliki nama domain sendiri.
Selain itu, mesin pencari juga membatasi jumlah halaman yang mereka indeks dari
satu domain, misalnya sesama domain blogspot.com atau wordpress.com
Page Title
Jangan membuat judul
halaman menggunakan huruf kapital. Ada kesempatan yang baik bahwa mesin pencari
akan menampilkan judul halaman dengan lower case (huruf kecil) pada halaman
hasil pencarian mereka.
Jangan
memiliki beberapa judul untuk satu website sehingga tidak akan ada
masalah dengan mesin pencari.
Body text
Mesin pencari akan
memilih halaman web berisi lebih dari 2000 kata. Halaman yang kurang dari 2000
kata, bukan menjadi prioritas mesin pencari walaupun isi konten bagus.
Meta tags
Mesin cari akan
mengutamakan halaman yang tidak memiliki meta tag yang sama dua kali.
Meta Keywords
Halaman URL yang tidak
menggunakan tag Meta Keyword lebih baik karena umumnya mesin pencari utama
tidak akan mendukung meta keywords. Informasi resmi dari Google tentang
tag Meta Keywords: http://googlewebmastercentral.blogspot.com/2009/09/google-does-not-use-keywords-meta-tag.html
Meta Refresh
Google menyarankan untuk
tidak menggunakan tag Meta Refresh. Informasi resmi Google
tentang tag Meta Refresh:
http://www.google.com/support/webmasters/bin/answer.py?hl=en&answer=79812
Meta Robots
Google tidak
merekomendasikan untuk menggunakan Meta Robots, terlebih
tag Meta Robots dengan cara yang salah. Informasi resmi Google
tentang tag Meta Robots:
http://www.google.com/support/webmasters/bin/answer.py?hl=en&answer=79812
Faktor-faktor yang dapat
mencegah website Anda di peringkat atas (Anda harus dapat menjawab semua pertanyaan dengan
"tidak")
- Apakah website Anda berisi dari konten yang
tidak orisinil, yang di-copy dari situs lain?
- Dapatkah isi konten website Anda ditemukan pada
situs-situs lain? Periksa duplikat konten:
http://www.copyscape.com/?q=http%3A//www.kuyusku.com/
- Apakah server Anda kadang-kadang turun ketika
crawler mesin pencari mencoba untuk mengaksesnya? Cek Cpanel, lihat kondisi
processor dan bandingkan dengan activity log website Anda.
- Apakah Anda link ke situs-situs yang memiliki
reputasi tidak baik? Seperti pornografi, komunitas blogger hitam (yang
mendongkrak ranking dengan cara - cara yang curang) atau website yang
meproduksi spam link.
- Apakah Anda menggunakan judul yang sama atau
meta tag untuk banyak halaman web?
- Apakah Anda berpartisipasi dalam skema link
otomatis?
- Apakah Anda aktif membeli atau menjual link di
website Anda?
- Apakah mayoritas backlink Anda berasal dari
website yang berkualitas rendah atau situs spam?
Semoga bermanfaat dan silakan menambahkan atau mengkoreksinya dengan memberikan komen untuk topik ini.